UMKM Mandiri dan Berdaya saing melalui Business Coaching Program

Plutjateng.or.id (5-6/10) Pelaksanaan Business Coaching Program ke dua yang diadakan oleh PLUT KUMKM Jateng merupakan hasil kerjasama dengan Supersonality Institute Purwokerto. Kegiatan ini digalakan untuk percepatan UMKM Naik Kelas. Program coaching yang diagendakan selama 3 bulan dengan rincian kegiatan yaitu dua hari di kelas dan pendampingan selama 3 bulan menjadi hal baru yang diminati oleh UMKM.
Saat ini, UMKM mulai melek terhadap pentingnya belajar berkelanjutan untuk meningkatkan daya saingnya.Program yang dirancang untuk memberikan pembelajaran secara menyeluruh dalam waktu singkat ini memberikan kesempatan kepada UMKM untuk mengetahui secara lebih detail tentang keadaan usahanya.
Materi yang disajikan merupakan materi yang berkaitan satu sama lain untuk peningkatan daya saing usaha. Diawali dengan mengenal potensi diri yang disampaikan oleh Konsultan bidan SDM, PLUT KUMKM Jawa Tengah, Rizqi Nugraheni Putri pada jam pertama di hari pertama. Para pelaku UMKM diajak untuk mengenal dirinya, mengenal potensi yang ada di dalam dirinya dan tentu saja keminatan terhadap usaha yang sedang dijalankan. 

Hal tersebut sangat penting karena banyak sekali ditemukan bahwa usaha yang dijalankan tidak berhasil bukan karena cara pemasaran yang buruk, atau produk yang jelek, akan tetapi mental dan potensi pelaku usaha yang tidak tepat pada usaha yang dijalankan, atau bahkan kurangnya ketertarikan pelaku usaha terhadap usaha yang dijalankan. Setelah menyelami potensi diri, peserta BCP diajak untuk mendiagnosis usaha yang selama ini dijalankan. Konsultan PLUT KUMKM Jateng bidang Produksi, Kuswoyo mengajak UMKM untuk menilai dengan objektif usaha yang dijalankannya dengan menggunakan tools yang telah disediakan. 
Sebagian peserta merasa kaget dengan keadaan usaha yang selama ini dijalankan, merasa masih jauh dari ekspektasi tetapi tidak diketahui secara jelas sebelum mengikuti BCP kali ini.Hari kedua, peserta BCP mulai diajak untuk membuat sebuah peta perjalanan bisnis dengan menggunakan tools yang disediakan.Peserta diajak untuk menyadari dan mengenali sumber daya yang dimiliki dan juga membuat perencanaan yang matang agar bisnis dapat dievaluasi sesuai waktu yang ditentukan masing-masing pelaku usaha. Materi Business Road Map tersebut disampaikan oleh Ryan Martian atau yang lebih dikenal dengan panggilan Kang Ryan.
Terakhir adalah materi mengenai pembukuan yang dibuat secara sederhana. Selama ini, UMKM selalu berpikir bahwa melakukan pembukuan adalah hal yang menyulitkan, tentunya hal ini akan berdampak pada evaluasi perkembangan usaha yang dijalankannya, apakah untung atau sebaliknya. Dari gambaran tersebut maka coach Yusuf dari Supersonalitypemberian tools sederhana ini diharapkan dapat membantu UMKM dalam mencatat seluruh transaksi hingga dapat membuat pelaporan keuangan usaha dengan mudah. 

Setelah belajar bersama selama dua hari, UMKM diberi kesempatan untuk mengajukan diri sebagai UMKM yang ingin lokasi usahanya dikunjungi oleh para coach dan tentunya mengevaluasi hasil capaian usaha setelah mengikuti program BCP. Hanya tiga UMKM yang dapat mengajukan diri, dan untuk selanjutnya sharing informasi akan dilakukan via Whatsapp group.
Selalu ada jalan menuju kesuksesan, berinovasi dalam pelayanan terhadap UMKM merupakan salah satu kunci kesuksesan program peningkatan daya saing UMKM. Tentunya tidak bisa hanya penyedia layanan dalam hal ini adalah PLUT KUMKM Jateng yang terus menerus berupaya tanpa dibarengi semangat juang yang tinggi dari UMKM untuk menaikkan level usahanya. Maka dari itu, perlu adanya keseriusan dan support yang kuat terhadap penyelenggaraan BCP periode berikutnya.

(R/RNP)
Kuswoyo

About Kuswoyo

Penggemar kopi, aktif di banyak organisasi sosial. Konsultan di PLUT UMKM Jawa Tengah.